Rakorda UT Bandung 2026: Kolaborasi Berkelanjutan untuk Memperluas Dampak Pendidikan

Facebook
Twitter

Pembukaan RAKORDA 2026 bersama SALUT, IKA, dan ORMAWA UT Bandung

Sumedang – Universitas Terbuka (UT) Bandung menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) 2026 pada 24-25 Oktober 2026 di Puri Khatulistiwa, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini mempertemukan UT Bandung bersama perwakilan Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT), Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Bandung, serta Organisasi Kemahasiswaan (ORMAWA) UT Bandung dalam upaya memperkuat koordinasi, menyelaraskan program kerja, dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.

Mengusung semangat “Kolaborasi Berkelanjutan: Menguatkan Peran, Menyatukan Gagasan, Memperluas Dampak”, Rakorda menjadi momentum strategis untuk memperkuat kemitraan dan membangun sinergi antarlembaga.

Selama dua hari pelaksanaan, rangkaian kegiatan mencakup penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan 13 SALUT UT Bandung, penyusunan program kerja SALUT, IKA UT Bandung, dan ORMAWA UT Bandung, serta pemaparan materi dari Staf Ahli Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan dan Staf Ahli Wakil Rektor III Bidang Sistem Informasi, Layanan Jarak Jauh dan Alumni Universitas Terbuka.

Perkuat Kemitraan melalui Perpanjangan PKS dengan SALUT

Penandatanganan perpanjangan PKS bersama 13 SALUT UT Bandung

Salah satu agenda penting dalam Rakorda UT Bandung 2026 adalah penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UT Bandung dan 13 SALUT di wilayah kerjanya.

Perpanjangan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kemitraan dalam mendukung akses layanan pendidikan tinggi bagi mahasiswa dan masyarakat.

Sebagai mitra layanan Universitas Terbuka, SALUT memiliki peran dalam membantu masyarakat memperoleh informasi dan mengakses berbagai layanan administrasi akademik sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui keberlanjutan kerja sama tersebut, UT Bandung berharap koordinasi dan kualitas layanan kepada mahasiswa dapat terus ditingkatkan, sekaligus memperkuat peran SALUT sebagai mitra dalam menjangkau masyarakat di berbagai wilayah.

Baca Juga: UT Bandung Gelar RAKORDA Pengurus SALUT 2025, Perkuat Sinergi Capai Target 750.000 Mahasiswa

Penyusunan Program Kerja SALUT, IKA, dan ORMAWA UT Bandung

Rapat Koordinasi IKA UT Bandung

Selain penguatan kemitraan, Rakorda juga menjadi wadah penyusunan program kerja yang melibatkan SALUT, IKA UT Bandung, dan ORMAWA.

Agenda ini bertujuan menyelaraskan arah kegiatan dan memperkuat koordinasi antarpihak agar program yang direncanakan dapat mendukung kebutuhan mahasiswa, alumni, dan pengembangan layanan UT Bandung.

Masing-masing unsur memiliki peran yang saling melengkapi. SALUT berfokus pada dukungan layanan pendidikan, ORMAWA menjadi wadah pengembangan potensi dan partisipasi mahasiswa, sedangkan IKA UT Bandung berperan dalam memperkuat jejaring serta kontribusi alumni.

Rapat Koordinasi ORMAWA UT Bandung

Melalui penyusunan program kerja bersama, setiap unsur diharapkan dapat mengembangkan kegiatan yang lebih terarah, memperkuat komunikasi, serta membuka peluang kolaborasi yang memberikan manfaat nyata.

Sinergi ini menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya membangun keberhasilan akademik, tetapi juga mendorong pengembangan kompetensi mahassiwa dan keterlibatan alumni.

Penguatan Layanan Pendidikan Jarak Jauh dan Kemahasiswaan

Rangkaian Rakorda turut diisi dengan pemaparan materi dari Staf Ahli Wakil Rektor I serta Staf Ahli Wakil Rektor III Universitas Terbuka.

Kehadiran kedua pemateri memberikan kesempatan bagi peserta Rakorda untuk memperoleh wawasan mengenai penguatan layanan pendidikan jarak jauh dan pengembangan aspek kemahasiswaan.

Sebagai perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, Universitas Terbuka memiliki karakteristik layanan yang membutuhkan koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak.

Oleh karena itu, penguatan pemahaman mengenai layanan pendidikan jarak jauh menjadi penting dalam mendukung penyelenggaraan layanan yang mudah diakses, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Di sisi lain, aspek kemahasiswaan juga memiliki peran strategis dalam mendorong partisipasi aktif mahasiswa, pengembangan potensi, serta pembentukan lingkungan akademik yang produktif.

Melalui pemaparan materi tersebut, peserta diharapkan memperoleh perspektif yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun dan menjalankan program kerja masing-masing.

Pemaparan materi dari staf ahli WR 1 dan staf ahli WR 2 Universitas Terbuka

Kolaborasi Berkelanjutan untuk Memperluas Dampak Pendidikan

Rangkaian kegiatan Rakorda UT Bandung 2026 menunjukkan pentingnya kerja sama antara institusi, mitra layanan, organisasi mahasiswa, dan jejaring alumni dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi.

Penandatanganan perpanjangan PKS dengan 13 SALUT menjadi langkah dalam menjaga keberlanjutan kemitraan, sementara penyusunan program kerja menjadi bagian dari upaya menyeleraskan rencana kegiatan ke depan.

Pemaparan materi mengenai layanan pendidikan jarak jauh dan kemahasiswaan turut melengkapi agenda koordinasi dengan memberikan wawasan yang relevan bagi seluruh unsur yang terlibat.

Melalui keterpaduan berbagai agenda tersebut, Rakorda diharapkan dapat mendorong kolaborasi yang semakin efektif serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi mahasiswa, alumni, dan masyarakat.

UT Bandung Teguhkan Komitmen Bersinergi untuk Negeri

Pelaksanaan Rakorda 2026 menjadi wujud komitmen UT Bandung dalam memperkuat hubungan kelembagaan dan membangun kerja sama yang berkelanjutan bersama seluruh mitra serta organisasi pendukung.

Melalui kegiatan ini, UT Bandung berharap hasil koordinasi, keberlanjutan kemitraan, dan program kerja yang telah disusun dapat menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas layanan serta memperluas kontribusi pendidikan bagi masyarakat.

Keberhasilan membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas membutuhkan keterlibatan dan komitmen bersama. Oleh karena itu, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antarpihak menjadi aspek penting yang perlu terus dijaga dan dikembangkan.

Dengan semangat “Kolaborasi Berkelanjutan: Menguatkan Peran, Menyatukan Gagasan, Memperluas Dampak”, UT Bandung bersama SALUT, IKA UT Bandung, dan ORMAWA diharapkan dapat terus menghadirkan langkah nyata yang memberikan dampak positif bagi pendidikan Indonesia.