Seminar Nasional FHISIP-UT 2017

TRANSFORMASI SOSIAL MENUJU MASYARAKAT INFORMASI YANG BERETIKA DAN DEMOKRATIS

Perubahan sosial menuju masyarakat informasi merupakan kondisi yang sulit dihindarkan oleh suatu komunitas atau masyarakat di dunia ini. Masyarakat informasi merupakan masyarakat yang melihat bahwa produksi, konsumsi dan distribusi informasi merupakan bagian yang melekat dalam seluruh aktivitas sosial-ekonomi. Bahkan informasi dapat dikatakan juga sebagai bagian dari “kapital” dalam bentuk proses komodifikasi informasi. Artinya, hampir semua kegiatan sosial-ekonomi didasarkan pada informasi dengan dibantu oleh teknologi informasi. Dengan demikian, informasi dan teknologi komunikasi merupakan unsur konstitutif dalam suatu masyarakat informasi sebagai dinyatakan dengan ungkapan “information is the lifeblood that sustains political, social and business decision”.

Namun, hadirnya masyarakat informasi sebagai suatu tatanan baru masyarakat ternyata tidak terlepas dari sisi gelapnya. Masyarakat informasi yang ditopang oleh perkembangan teknologi informasi telah menciptakan sebuah “ruang baru” yang bersifat artifisial dan maya atau yang dikenal dengan istilah cyberspaceCyberspace yang terbentuk oleh jaringan komputer dan informasi yang terhubungkan secara global telah menawarkan bentuk-bentuk komunitas sendiri (virtual community), bentuk realitasnya sendiri (virtual reality) dan bentuk ruangnya sendiri (cyberspace). Meskipun masyarakat informasi mampu menciptakan model-model kehidupan yang artifisial, akan tetapi bukan berarti bahwa perilaku dasar (basic instinct) manusia di dalamnya akan berubah total. Selain tetap bertahan, perilaku dasar mungkin lebih liar dan primitive, seperti munculnya cybercrimecyberviolencecyberporncyberanarchy, dan sebagainya. Munculnya berbagai macam anarkisme dalam cyberspace mejadi tantangan serius dalam masyarakat informasi. Oleh Karena itu, kontrol sosial dan penegakan hukum dalam masyarakat informasi harus bisa mengantisipasi berbagai transformasi sosial yang terjadi dalam masyarakat informasi di era digital.

Selain itu, dalam rangka untuk membangun masyarakat informasi yang akuntabel dan aman maka permasalahan etika dalam masyarakat informasi sangatlah penting untuk ditegakkan untuk menciptakan akuntabilitas atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan standar untuk kualitas sistem pengamanan yang melindungi keamanan individu dan masyarakat, dan melindungi nilai dan institusi yang sangat penting bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi.

Berpijak pada dasar pemikiran tersebut maka Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Ilmu Politik (FHISIP) Universitas Terbuka bermaksud menyelenggarakan seminar nasional dan sekaligus peluncuran buku dengan tema “Transformasi Sosial Menuju Masyarakat Informasi yang Beretika dan Demokratis”.